Warga Merasa Terbantu
Di lapangan, rasa syukur jelas terlihat. Arif, salah satu peserta tujuan Klaten, mengaku sangat terbantu.
“Bisa hemat sampai Rp 7 juta untuk tiket dan makan pulang-pergi sekeluarga,” katanya.
Uang yang dihemat itu rencananya akan dialihkan untuk keperluan lain yang lebih mendesak. “Alhamdulillah, terima kasih kepada semua yang sudah memudahkan perjalanan kami,” ucap Arif.
Kesannya tak jauh berbeda diungkapkan Wahyu Suryana, peserta lain yang baru pertama kali ikut. Dia mudik ke Wonogiri bersama kedua orang tuanya.
“Sekarang harga tiket bus bisa tembus Rp 700 ribu. Daripada keluar uang segitu, mending ikut ini, gratis,” tutur Wahyu yang sehari-hari berjualan kopi gerobak di sekitar Pasar Rebo.
Penghasilannya bersama ayahnya tak menentu, paling banter Rp 100 ribu per hari. Makanya, program seperti ini sangat meringankan. Dia berharap ke depannya bus yang disediakan bisa lebih banyak lagi.
“Terima kasih banyak. Dengan harga bus yang naik seperti sekarang, ini benar-benar membantu kami untuk pulang ke Jawa,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Jadwal Salat dan Panduan Zakat Fitrah untuk Warga Denpasar di Akhir Ramadan 1447 H
Polisi Tangkap Pria di Parung, Sita 200 Butir Obat Keras T-Rex
Korlantas Berlakukan Sistem Satu Arah Nasional untuk Arus Mudik Lebaran 2026
Drama Turbulent Love Tayang 16 Maret 2026, Usung Kisah Polisi Penyamar dan Pewaris Mafia