"Arus kendaraan keluar dari Jakarta mencapai 1,1 juta, atau 1.100.000," jelas Rivan.
Ia menambahkan, "Sehingga memasuki angka 32% dari proyeksi, sudah mulai bertambah dari hari-hari sebelumnya."
Angka itu jelas bukan main-main. Untuk mengantisipasi lonjakan yang diprediksi akan terus terjadi, koordinasi ketat antara Jasa Marga, Korlantas Polri, dan Kementerian Perhubungan terus berjalan. Salah satu wujudnya adalah penerapan sistem satu arah sepenggal atau 'one way' yang sudah dijalankan sore harinya.
"Untuk itulah kemudian bersama Pak Menteri Perhubungan maupun Pak Kakorlantas, dijalankannya one way sepenggal tahap 1 ini," ujar Rivan.
Ia memproyeksikan, "Yang dari proyeksi yang kami perkirakan di malam ini juga akan meningkat sampai dengan 34% atau 1,2 (juta)."
Operasi Ketupat 2026 sendiri direncanakan bakal berlangsung selama dua pekan penuh, mulai 13 hingga 25 Maret mendatang. Dengan prediksi perjalanan mudik yang mencapai 143,9 juta, malam-malam seperti ini masih akan terus berulang. Tantangan terbesar mungkin masih menanti di depan.
Artikel Terkait
Sporting CP Balikkan Kekalahan 0-3, Lolos Dramatis ke Perempat Final Liga Champions
Menhub Prediksi Puncak Mudik Roda Dua di Pelabuhan Ciwandan 18-19 Maret
Pria Diamankan Usai Coba Mencuri di Masjid Istiqlal Saat Iktikaf
Iran Akui Ali Larijani, Pejabat Keamanan Senior, Tewas dalam Serangan Israel