Di bawah terik matahari Selasa siang, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, blusukan ke sejumlah pos pengamanan. Tujuannya jelas: memastikan semua titik siap menyambut ribuan pemudik dalam Operasi Ketupat Jaya 2026. Dia ingin melihat langsung kesiapan itu, bukan sekadar laporan di atas kertas.
Pemantauan dilakukan di tiga lokasi yang dianggap vital. Ada Pos Terpadu Taman Pramuka, lalu Pos Pelayanan di Terminal Poris Plawad, dan tak ketinggalan Pos Pelayanan Magnolia Jatiuwung. Intinya, Jauhari mau pastikan personelnya sigap, sarana-prasarana lengkap, dan pelayanan untuk pemudik benar-benar optimal. Semua harus berjalan mulus.
“Kami ingin memastikan seluruh personel siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Jauhari, Selasa (17/3/2026).
“Baik dalam pengamanan arus lalu lintas, pelayanan kesehatan, maupun bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan selama perjalanan mudik,” lanjutnya.
Alasannya sederhana tapi krusial. Kota Tangerang itu kan jalur utama. Ribuan kendaraan memadati jalanan menuju berbagai wilayah di Pulau Jawa atau bergegas ke Pelabuhan Merak untuk penyeberangan ke Sumatera. Makanya, kesiapan pos-pos pengamanan ini jadi penopang utama kelancaran arus mudik. Gangguan sedikit saja bisa berakibat panjang.
Artikel Terkait
Arus Mudik Mulai Padati Pantura Cirebon, 62 Ribu Kendaraan Melintas dalam 20 Jam
Kapolda Sumsel Tinjau Pos Komando Operasi Ketupat 2026, Bagikan Takjil hingga Cek Kesiapan Personel
Rekayasa Lalu Lintas Contraflow Berlaku di Tol Jakarta-Cikampek Antisipasi Arus Mudik
Dishub Bekasi Petakan Tiga Jalur Utama Mudik Lebaran 2026