"QRIS Indonesia–Cina dan Indonesia–Korea Selatan, ini kami akan implementasikan akhir Maret atau awal April,"
katanya dalam kesempatan lain, yaitu konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur pada Kamis (19/2).
Semua persiapan teknis untuk kedua kerja sama itu diklaim telah rampung. Untuk China, proses pengujiannya tuntas di akhir Januari lalu. Sedangkan dengan Korea Selatan, tahapannya selesai pada akhir Februari 2026.
Filianingsih menggambarkan situasi saat ini dengan kalimat yang cukup gamblang. Semuanya sudah siap, tinggal menunggu waktu eksekusi.
"Jadi tinggal gunting pita saja. Tunggu tanggal mainnya, akhir Maret atau awal April,"
katanya penuh keyakinan.
Langkah-langkah ini jelas merupakan terobosan signifikan. Bayangkan, gelombang turis dari ketiga negara itu tak lagi perlu pusing dengan pembayaran. Di sisi lain, merchant lokal pun diuntungkan dengan kemudahan transaksi yang cepat dan aman. Semua menjadi lebih mudah, lebih lancar. Dan yang pasti, ini adalah sinyal kuat bahwa ekosistem pembayaran digital Indonesia kian terhubung dengan dunia.
Artikel Terkait
Polisi Amankan Tiga Kurir Narkoba dengan Modus COD di Depok, 1.100 Butir Pil Disita
Arus Mudik Mulai Padati Pantura Cirebon, 62 Ribu Kendaraan Melintas dalam 20 Jam
Kapolda Sumsel Tinjau Pos Komando Operasi Ketupat 2026, Bagikan Takjil hingga Cek Kesiapan Personel
Rekayasa Lalu Lintas Contraflow Berlaku di Tol Jakarta-Cikampek Antisipasi Arus Mudik