Libur Lebaran tahun ini membawa kebijakan baru dari Badan Gizi Nasional. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak sekolah dan kelompok rentan akan diistirahatkan sementara. Hal ini, menurut BGN, selaras dengan masa libur sekolah dan perayaan Idul Fitri.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, membeberkan detail jadwalnya. Untuk anak sekolah, penyaluran terakhir jatuh pada 13 Maret. Sementara itu, untuk ibu hamil, menyusui, dan balita, berhenti lebih awal, tepatnya pada Selasa (17/3/2026) lalu.
"Setelah itu kita akan merayakan Idul Fitri dan program makan bergizi akan kembali operasional tanggal 31 Maret,"
Demikian penjelasan Dadan saat ditemui di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta.
Namun begitu, libur sementara ini bukan cuma sekadar mengikuti kalender. Ada tujuan lain yang lebih strategis: penghematan anggaran. Dan angkanya tidak main-main.
Dadan mengungkapkan, dengan kebijakan ini, negara bisa menghemat dana hingga Rp 5 triliun. "Itu kurang lebih sekitar Rp 5 triliun ya, dihemat dengan seperti itu," ujarnya.
Artikel Terkait
Polda Sumsel Gelar 227 Kali Khataman Al-Quran untuk Pembinaan Rohani Personel
Wakapolda Metro Jaya Inspeksi Bandara Soetta, Pastikan Layanan Mudik Lebaran 2026 Optimal
Kapolri Dukung Rehabilitasi Taman Nasional Tesso Nilo untuk Selamatkan Gajah Sumatera
Kemenhub Siapkan Ratusan SPKLU di Jalur Mudik Utara Jawa