Namun begitu, situasinya jadi makin rumit. Serangan ke Hotel Al-Rasheed ini ternyata berbarengan dengan insiden lain. Ada video terpisah, yang lokasinya dilacak oleh CNN, yang menunjukkan ledakan keras di dekat kompleks Kedutaan Besar AS. Video lain bahkan menangkap sebuah proyektil mirip drone yang nyaris menghantam area kedutaan sebelum akhirnya diledakkan di udara oleh sistem pertahanan. Jaraknya cuma sekitar 600 meter dari kompleks diplomatik itu.
Sebelum semua konfirmasi ini keluar, juru bicara militer Irak, Sabah al-Numan, sudah lebih dulu bicara. Dia menyebutkan bahwa markas besar Kedutaan AS, Hotel Al-Rasheed, dan ladang minyak Majnoon di selatan menjadi target serangan. Jadi, ini bukan insiden tunggal. Rasanya seperti gelombang serangan yang terkoordinasi dalam satu waktu.
Suasana di Baghdad pagi ini pasti tegang. Meski pihak berwenang menyatakan tidak ada korban jiwa, asap hitam yang membumbung tinggi di langit Zona Hijau tentu meninggalkan kesan mendalam dan pertanyaan yang belum sepenuhnya terjawab.
Artikel Terkait
Tito Karnavian Desak Daerah Percepat Pendataan untuk Hunian Tetap Korban Bencana
BMKG Peringatkan Potensi Hujan di Banyumas, Pemudik Diminta Waspada
Taliban Klaim 400 Tewas dalam Serangan Udara Pakistan di Kabul, Islamabad Bantah
TASPEN Lepas 35 Bus untuk Mudik Gratis, 1.400 Pemudik Dijamin Asuransi