Situasi di Pelabuhan Gilimanuk Kembali Kondusif Usai Kepadatan Arus Mudik

- Selasa, 17 Maret 2026 | 05:35 WIB
Situasi di Pelabuhan Gilimanuk Kembali Kondusif Usai Kepadatan Arus Mudik

Namun begitu, kehadiran petugas di lapangan tetap mutlak diperlukan. Irjen Agus menegaskan, Polri tidak boleh lelah untuk memastikan kelancaran arus mudik tahun ini. Bagi dia, ini adalah tugas kehormatan.

"Kita tidak boleh capek. Kita harus hadir di lapangan dan mengelolanya dengan betul karena ini amanah. Negara harus hadir menjamin rangkaian Operasi Ketupat ini," ucap Agus.

Kepadatan yang sempat terjadi di Gilimanuk sendiri telah memicu respons. PT ASDP Indonesia Ferry selaku pengelola layanan penyeberangan di sana telah menyampaikan permohonan maaf.

Sekretaris perusahaan, Windy Andale, mengakui adanya ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian penumpang.

"ASDP menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian pengguna jasa," kata Windy, seperti dilansir Antara, Senin lalu.

Untuk mengurai antrean panjang dari Bali menuju Jawa Timur, Dermaga III Pelabuhan Ketapang di Banyuwangi memberlakukan pola khusus. Pola 'tiba bongkar berangkat' (TBB) diterapkan pada kapal-kapal perbantuan guna mempercepat arus dan mengurangi kepadatan di Gilimanuk.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar