Kekosongan di Pangdam XXIV/MT itu sendiri akhirnya diambil alih oleh Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia.
Ada juga pergerakan di tingkat staf. Mayjen TNI Suhardi, misalnya, beralih dari Aster Panglima TNI menjadi Wakaster TNI.
Lalu, sejumlah brigadir jenderal juga mengalami rotasi. Brigjen Inf Wahyo Yuniartoto kini ditugaskan sebagai Dir C Bais TNI, setelah sebelumnya menduduki posisi di Pangdam IX/Udy.
Tak ketinggalan, Brigjen TNI I Ketut Mertha Gunarda dari Danrem 173/PVB dipindahkan ke markas besar Pangdam IX/Udy.
Posisi Danrem 173/PVB yang ditinggalkan Gunarda kemudian diisi oleh Brigjen TNI Vivin Alivianto, yang sebelumnya bertugas sebagai Kasdivif 1 Kostrad.
Di wilayah lain, Brigjen TNI Bambang Sujarwo berpindah dari Danrem 072/PMK untuk mengisi posisi Kasdam XII/Tpr.
Terakhir, Brigjen TNI Bayu Sudarmanto, yang sebelumnya bertugas di BIN Papua, kini ditempatkan sebagai Staf Khusus Kasad.
Serangkaian mutasi ini, meski disebut rutin, jelas memiliki dampak strategis. Pergantian di sejumlah pos komando teritorial dan staf ini akan menentukan dinamika TNI dalam beberapa bulan ke depan, terutama di daerah-daerah yang sensitif. Menarik untuk dilihat bagaimana para perwira baru ini akan menjalankan perannya.
Artikel Terkait
Lebaran 2026: 189 Ribu Kendaraan Telah Melintasi Cirebon di Aroma Mudik
Putra Ali Khamenei Dievakuasi ke Rusia untuk Operasi Darurat
Dua Tenaga Kesehatan Tewas Diserang Kelompok Bersenjata di Tambrauw
Polisi Perketat Pengamanan Pasca Ledakan di Masjid Jember Saat Tarawih