"Saya titip anak-anaknya nggeh Bu, kalau waktunya ngaji harus disuruh ngaji, kalau waktunya belajar, anak-anak diingatkan belajar, jangan sampai anak-anak yang tidak punya orang tua ini pendidikannya tertinggal gara-gara HP," pesannya dengan nada haru.
Di sisi lain, Ketua Baznas Sidoarjo, M. Chasbil Aziz Salju Sodar, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan Yayasan Siantar Top Peduli untuk program serupa sudah berjalan empat tahun. Ia berharap kolaborasi ini bisa berkembang, tidak cuma di acara santunan, tapi merambah ke program lain seperti pendidikan.
"Doa kami adalah semoga Siantar Top Peduli menjadi perusahaan yang benar-benar sukses," ucapnya.
Sementara itu, dari Baznas Jatim, KH. Masnuh memberikan apresiasi. Dukungan Pemkab Sidoarjo, dalam pandangannya, telah membuat Baznas setempat menjadi salah satu yang paling aktif di Jawa Timur.
"Saya harap kepada teman-teman Baznas Sidoarjo untuk selalu aktif, aktif dan aktif," pintanya penuh semangat.
Harapan serupa datang dari pihak donatur. Ketua Yayasan Siantar Top Peduli, Niluh Kusuma Dewi, berharap bantuan yang diberikan sore itu bisa membawa kebahagiaan dan manfaat nyata. Ia juga ingin aksi sosial seperti ini menginspirasi perusahaan lain.
"Besar harapan kami apa yang kami lakukan pada sore ini akan membawa kebahagiaan kepada anak-anak sekalian dan berdampak positif, mungkin bisa ditiru perusahaan-perusahaan lainnya," harapnya.
Acara pun ditutup dengan buka puasa bersama. Suara riuh rendah anak-anak dan senyum sumringah mereka menjadi pemandangan yang paling berkesan dari seluruh rangkaian kegiatan itu.
Artikel Terkait
Iran Tantang AS Kirim Kapal Perang ke Teluk Persia, Bantah Klaim Trump
TNI AU Bantah Keterlibatan Personel dalam Dugaan Penjualan Tramadol di Depan Markasnya
Gelombang Awal Mudik Lebaran Mulai Padati Stasiun Pasar Senen
Polisi Gagalkan Dugaan Pesta Seks Sesama Jenis di Jember, Empat Pria Diamankan