Lebaran tahun ini diprediksi bakal diramaikan oleh gelombang pemudik yang sangat besar. Menurut Kementerian Perhubungan, angkanya mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,60% dari total penduduk. Kalau dipikir-pikir, itu setara dengan hampir seluruh penduduk beberapa negara digabungkan sekaligus bergerak pulang kampung. Dan tujuan favoritnya? Jawa Tengah masih menjadi primadona.
Angka tadi bukan asal tebak, lho. Ini hasil survei nasional yang digelar Badan Kebijakan Transportasi (BKT) Kemenhub. Pergerakan terbesar diperkirakan berasal dari Jawa Barat, dengan 30,97 juta orang yang akan berangkat. DKI Jakarta menyusul di posisi kedua (19,93 juta), lalu Jawa Timur (17,12 juta).
Nah, di sisi lain, tujuan arus mudik juga masih didominasi pulau Jawa. Jawa Tengah diprediksi menampung 38,71 juta pemudik, disusul Jawa Timur (27,29 juta) dan Jawa Barat sendiri (25,09 juta). Sepertinya, ritual pulang ke akar keluarga di daerah asal masih sangat kuat melekat dalam tradisi kita.
Puncak Arus Diprediksi Bergelombang Dua Kali
Menariknya, puncak arus mudik tahun 2026 ini kemungkinan besar nggak cuma sekali. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan hal itu dalam sebuah rapat lintas sektoral. Menurutnya, pola ini sejalan dengan kebijakan work from anywhere yang bakal diterapkan pemerintah.
“Prediksi puncak arus mudik gelombang pertama ini kemungkinan terjadi di tanggal 14-15 Maret,” kata Sigit.
“Kemudian pemerintah melaksanakan WFH, biasanya antara tanggal 16 dan 17 Maret. Sementara prediksi puncak arus mudik kedua ada di tanggal 18-19 Maret.”
Periode itu juga berbarengan dengan Hari Raya Nyepi. Karena itulah, pengaturan khusus untuk penyeberangan antara Jawa Timur dan Bali akan diperlukan, sebagai bentuk penghormatan kepada umat Hindu yang sedang menjalankan ibadah.
Pola serupa juga berlaku untuk arus balik. Polri memprediksi puncaknya terjadi dua kali: pada 24-25 Maret dan kemudian 28-29 Maret 2026.
Sepuluh Ruas Tol Ini Bisa Dilalui Gratis
Untuk mengurai kemacetan yang sudah bisa dibayangkan itu, pemerintah punya jurus lain: membuka beberapa ruas tol secara fungsional dan gratis. Setidaknya ada sepuluh ruas yang tersebar di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.
Artikel Terkait
Polresta Cirebon Pasang Pembatas Jalan Antisipasi Macet Mudik di Pasar Ikan Gebang
Polri Luncurkan Program Mudik Balik Gratis untuk Tekan Kecelakaan Arus Balik Lebaran 2026
Mendag Klaim Harga Pokok Stabil, Pedagang Laporkan Kenaikan Jelang Lebaran
Kebijakan WFA Redam Kemacetan Jakarta, Jalanan Lebih Lengang Jelang Lebaran