Presiden Prabowo Subianto langsung memberi perintah tegas terkait insiden yang menimpa Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS. Beliau meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras ini. Perhatian khusus dari pucuk pimpinan negara ini menunjukkan betapa seriusnya perkara tersebut.
Menurut sejumlah saksi, kejadiannya berlangsung larut malam, Kamis (12/3/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Lokasinya di kawasan Salemba, Senen, Jakarta Pusat area yang biasanya masih ramai. Dari rekaman CCTV yang beredar, suasana malam itu tiba-tiba berubah mencekam.
Terlihat dua pria berboncengan motor melintas. Mereka lalu memutar balik kendaraannya, seolah menunggu sesuatu. Tak lama, saat berpapasan dengan Andrie yang juga sedang mengendarai motor, sebuah gerakan cepat terjadi. Seseorang dari motor pelaku menyiramkan benda cair ke arah korban.
Reaksinya spontan dan mengerikan. Andrie langsung kepanasan, motornya oleng dan jatuh di pinggir jalan. Dia berteriak histeris, sambil berusaha melepaskan pakaiannya yang sudah terkena cairan itu. Suasana panik pun menyergap.
Artikel Terkait
17 Pemudik Pingsan Diterpa Panas dalam Kemacetan 32 Km Menuju Gilimanuk
Yadea Siap Luncurkan Motor Listrik Baru dengan Jangkauan 150 Km dan Garansi 5 Tahun
Ancaman Pencabutan Lisensi FCC Picu Perpecahan di Tubuh Partai Republik
Kebijakan WFA Libur Lebaran 2026 Langsung Sepatkan Stasiun Palmerah