ASDP Terapkan Pola Khusus dan Tambah Armada untuk Atasi Antrean Gilimanuk

- Senin, 16 Maret 2026 | 04:45 WIB
ASDP Terapkan Pola Khusus dan Tambah Armada untuk Atasi Antrean Gilimanuk

Namun begitu, upaya tak cuma bertumpu pada penambahan kapal. Di lapangan, koordinasi intensif terus digalang. ASDP bersama KSOP, Kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah berusaha keras mengatur lalu lintas di kawasan pelabuhan agar tetap terkendali. Tujuannya satu: memastikan pergerakan kendaraan, baik pemudik maupun logistik, bisa berjalan semulus mungkin.

Dukungan infrastruktur juga cukup mumpuni. Lintasan Ketapang-Gilimanuk didukung 17 dermaga aktif. Yang menarik, dermaga LCM secara khusus difokuskan untuk melayani kendaraan logistik. Pemilahan ini penting, agar arus truk barang tidak bercampur dan mengganggu arus kendaraan penumpang yang biasanya lebih padat.

Memang, peningkatan pergerakan ini sudah bisa ditebak. Menjelang penutupan layanan penyeberangan dari Gilimanuk pada 18–20 Maret 2026 untuk Nyepi, gelombang pemudik dan pengiriman barang logistik meningkat drastis. Situasi inilah yang memicu antrean panjang di sisi Bali.

Menyadari ketidaknyamanan yang terjadi, Windy pun menyampaikan permintaan maaf. "ASDP menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian pengguna jasa," tutupnya. Harapannya, dengan berbagai terobosan ini, antrean bisa segera menyusut dan perjalanan mudik pun bisa lebih lancar.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar