Setelah hampir dua tahun terkunci rapat, penyeberangan perbatasan Rafah antara Gaza dan Mesir akhirnya akan dibuka kembali. Kabar ini datang dari pihak berwenang Israel, yang menyebut pembukaan itu bersifat "terbatas" untuk pergerakan orang. Perbatasan ini sebelumnya ditutup sejak konflik antara Israel dan Iran meletus.
Menurut laporan CNN pada Senin (16/3/2026), pihak Israel melalui COGAT (Koordinator untuk Kegiatan Pemerintah di Wilayah) mengonfirmasi rencana tersebut. Penyeberangan dijadwalkan aktif kembali mulai Rabu (18/3) nanti, untuk lalu lintas dua arah.
Namun begitu, mereka menegaskan akan memberlakukan "pembatasan keamanan yang diperlukan". Apa bentuk persisnya? Itu masih belum jelas.
Sebelumnya, Rafah sempat dibuka sebentar untuk kasus medis darurat awal Februari lalu. Sejumlah orang juga diizinkan pulang ke Gaza. Tapi, itu hanya berlangsung singkat. Tak lama setelah itu, semua penyeberangan ke Gaza kembali ditutup total menyusul eskalasi perang.
Artikel Terkait
Polresta Cirebon Pasang Pembatas Jalan Antisipasi Macet Mudik di Pasar Ikan Gebang
Polri Luncurkan Program Mudik Balik Gratis untuk Tekan Kecelakaan Arus Balik Lebaran 2026
Mendag Klaim Harga Pokok Stabil, Pedagang Laporkan Kenaikan Jelang Lebaran
Kebijakan WFA Redam Kemacetan Jakarta, Jalanan Lebih Lengang Jelang Lebaran