Konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran di Timur Tengah tak kunjung reda. Kali ini, ancaman datang langsung dari Garda Revolusi Iran. Mereka bersumpah akan memburu dan mengeksekusi Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
Ungkapan bernada murka itu beredar di tengah ramainya spekulasi di media sosial soal kondisi Netanyahu. Banyak yang mempertanyakan keaslian sebuah video yang dirilis sang PM pada pertengahan Maret lalu. Dalam rekaman itu, tangannya terlihat aneh seolah memiliki enam jari hingga memicu dugaan kuat bahwa videonya sudah diutak-atik dengan teknologi AI.
“Kalau penjahat pembunuh anak ini masih bernapas, kami akan terus memburunya dan menghabisi nyawanya sepenuh tenaga,” begitu bunyi pernyataan resmi IRGC yang dikutip dari Sepah News.
Artikel Terkait
Ragunan Tutup Hari Pertama Lebaran, Targetkan 400 Ribu Pengunjung
Ganjil Genap Diberlakukan Ketat di 25 Ruas Jalan Jakarta Jelang Mudik Lebaran
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Berkedok Toko Pulsa dan Warung Sembako di Depok-Jaksel
Kemenpora Dukung Penuh Penyelenggaraan Volleyball Champions League 2026 di Pontianak