Terutama, lanjutnya, dalam hal penyediaan data publikasi nautika. Data itulah yang nantinya menjadi penunjang utama operasi TNI AL sekaligus pengelolaan wilayah laut kita.
Inisiatif modernisasi ini sejalan dengan visi strategis pimpinan. Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Laut, memang punya komitmen kuat memperbarui alutsista dengan teknologi terkini. KRI Canopus-936, dengan sensor dan peralatan survei generasi terbarunya, diyakini mampu memetakan laut lebih efektif dan akurat dibanding pendahulunya.
Namun begitu, perannya tak melulu soal militer. Sebagai aset strategis, kapal ini juga punya muatan sipil yang krusial. Ia diharapkan berperan besar dalam penelitian ilmiah kelautan dan upaya perlindungan ekosistem maritim Indonesia ke depannya. Jadi, manfaatnya menyeluruh.
Kini, kita tinggal menunggu kedatangannya di perairan Nusantara.
Artikel Terkait
TVRI Serukan Nonton Piala Dunia 2026 Tanpa Taruhan, Dukung Pemberantasan Judol
Pelaku Curanmor Cianjur Ditangkap di Cileungsi Berkat Kolaborasi Polisi
Tabrakan Beruntun di Tol Semarang-Batang, Tiga Kendaraan Rusak Parah
PELNI Balikpapan Tambah Dua Kapal dan Tingkatkan Frekuensi Layar untuk Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran