Suasana Gedung BPJPH di Jakarta sore itu terasa hangat. Bukan cuma karena jelang waktu berbuka, tapi juga karena pertemuan para pelaku utama ekosistem halal nasional. Mereka berkumpul dalam acara buka puasa bersama yang digelar Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Hadir dalam kesempatan itu perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), LPPOM MUI, dan tentu saja Asosiasi Lembaga Pemeriksa Halal Indonesia (ALPHI).
Lebih dari sekadar silaturahmi Ramadan, acara ini jelas punya muatan strategis. Ia jadi wadah untuk memperkuat koordinasi, merajut ukhuwah, dan tentu saja, menyelaraskan langkah demi sistem jaminan halal yang makin solid.
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan yang akrab disapa Babe Haikal ternyata hadir secara daring. Rupanya, ia sedang mendampingi Presiden dalam rapat kabinet di Istana Negara. Meski dari layar, pesannya terdengar jelas dan tegas.
Pernyataan itu ia sampaikan melalui keterangan tertulis pada Minggu (15/3/2026). Babe Haikal lantas mengajak semua pihak belajar dari sejarah. Menurutnya, Rasulullah SAW selalu membangun dialog, bahkan dengan mereka yang punya pandangan berbeda. Dari situlah kekuatan umat terbentuk.
“Nilai-nilai tersebut mengajarkan bahwa dialog dan persatuan menjadi kunci untuk membangun kejayaan,” ujarnya.
Artikel Terkait
Korlantas: 25% Kendaraan Telah Tinggalkan Jakarta, Fatalitas Kecelakaan Turun 45%
KRI Canopus-936 Berangkat dari Jerman, Perkuat Kemampuan Pemetaan Laut Indonesia
Wakil Ketua MPR: Defisit APBN Bisa Tembus 4%, Pemerintah Diminta Utamakan Daya Beli
Razia Gabungan di Cibinong Sita 600 Botol Miras yang Disembunyikan di Warung