Jangan lupakan juga tanjakan menuju Flyover Kretek. Bagi kendaraan berat, tanjakan ini bisa jadi tantangan serius dan berpotensi memperlambat laju kendaraan di belakangnya.
Selain itu, sejumlah SPBU seperti Kalisalak, Negaradaha, dan Paguyangan kerap jadi titik penumpukan. Banyak pemudik yang berhenti untuk isi bensin atau sekadar istirahat. Aktivitas di Pasar Winduaji serta lalu lintas keluar-masuk dari arah Waduk Penjalin juga bisa memicu kemacetan lokal, apalagi kalau ada kendaraan parkir sembarangan di bahu jalan.
Menghadapi semua potensi itu, kepolisian sudah menyiapkan langkah antisipasi. Mereka akan menata titik-titik rawan, terutama di area keramaian seperti Pasar Ajibarang, supaya aktivitas warga tidak mengganggu arus mudik. Tim pengurai kemacetan juga sudah disiagakan.
"Kita antisipasi dengan tim urai, Raicet dari Polresta Banyumas. Personel kita sudah disebar di penggal-penggal jalan, khususnya di titik-titik simpul yang rawan macet," jelas Karseno.
Rekayasa lalu lintas secara situasional, termasuk pengalihan arus, akan diterapkan jika volume kendaraan meningkat drastis. Gak cuma di jalan, posko pengamanan dan pelayanan juga disiapkan untuk membantu pemudik. Di Banyumas, ada Pos Terpadu Alun-Alun, Pos Pelayanan di Stasiun dan Terminal Purwokerto, serta Pos Pengamanan di Ajibarang, Wangon, dan Kemranjen.
Jadi, meski hari ini kondisi masih lancar jaya, perjalanan mudik ke depan perlu tetap waspada. Persiapan sudah dilakukan, tinggal pelaksanaannya di lapangan nanti.
Artikel Terkait
DPP PKB Berangkatkan 1.200 Warga Mudik Gratis ke Jateng dan Jatim
Korlantas: Angka Kematian Kecelakaan Mudik Turun 45% di Awal Operasi Ketupat 2026
Taman Bendera Pusaka di Jakarta Resmi Dibuka 24 Jam
Kementerian Transmigrasi Gandeng Perusahaan Keramik untuk Kembangkan Ekonomi Kawasan Transmigrasi