Operasi Tangkap Tangan KPK kemarin menambah daftar panjang pejabat yang terjaring. Kali ini, Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman yang tersandung, bersama Sekretaris Daerah setempat, Sadmoko Danardono. Mereka diamankan dalam sebuah operasi yang digelar di wilayah Cilacap.
Menurut juru bicara KPK Budi Prasetyo, keduanya sudah dibawa ke Jakarta. Tak sendirian, mereka ditemani sebelas orang lainnya, menjadikan total tiga belas orang yang dipindahkan ke Ibu Kota.
"13 orang di antaranya dibawa ke Jakarta. Para pihak yang dibawa tersebut yaitu Bupati, Sekda, dan para struktural pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap,"
ungkap Budi kepada awak media, Sabtu (14/3/2026).
Rombongan itu tiba di gedung KPK Merah Putih saat dini hari buta, tepatnya pukul 02.35 WIB. Saat ini, pemeriksaan intensif tengah berlangsung untuk mengurai benang kusut kasus ini. Semua masih berstatus terperiksa, sementara KPK punya waktu satu kali dua puluh empat jam untuk memutuskan langkah hukum berikutnya.
Sebelum menuju Jakarta, suasana malam di Polresta Banyumas sempat menjadi saksi. Bupati Syamsul diamankan di sana untuk pemeriksaan awal usai OTT digelar. Ia akhirnya keluar dari gedung Sat Reskrim sekitar pukul sembilan lebih malam.
Artikel Terkait
Arus Mudik Motor Padati Pelabuhan Ciwandan Menuju Sumatra
Iran Ancam Hancurkan Infrastruktur Minyak AS Balas Serangan Trump
Kemenimipas Fasilitasi Mudik Gratis 661 Pegawai dan Keluarga Jelang Lebaran
Putri Kusuma Wardani Lolos ke Semifinal Swiss Open Usai Kalahkan Wakil Thailand