Pandangan serupa datang dari Mentransportasi. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi juga menilai kondisi hari pertama operasi ini relatif kondusif. Kendati lalu lintas terpantau lebih padat dari hari biasa, situasinya tetap lancar.
"Sejauh ini yang kami lihat masih berjalan agak sedikit di atas normal, tapi relatif cukup berjalan dengan kondusif,"
kata Dudy. Namun begitu, pihaknya tidak akan lengah. Mereka memprediksi puncak arus perjalanan justru akan terjadi pada hari kedua, Sabtu ini. Pemantauan ketat akan terus dilakukan.
Operasi besar-besaran ini sendiri direncanakan berlangsung selama 13 hari, dari 13 hingga 25 Maret 2026. Bayangkan, ada lebih dari 161 ribu personel gabungan yang diterjunkan untuk mengawal mudik tahun ini.
Persiapan pun terlihat matang. Polri menyiagakan ribuan pos, tepatnya 2.746 titik, yang tersebar di berbagai lokasi. Pos-pos ini dibagi untuk fungsi pengamanan, pelayanan, dan yang terpadu sebagai pusat informasi bagi pemudik.
Artikel Terkait
Ketua Komisi III DPR RI Kecam Keras Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Aktivis HAM Andrie Yunus Disiram Air Keras oleh Orang Tak Dikenal di Jakarta
Serangan Rudal Iran Guncang Israel Tengah, Kerusakan Signifikan tapi Belum Ada Korban Jiwa
Pepe Selamatkan Villarreal dari Kekalahan dengan Gol Dramatis di Injury Time