Harga tiket pesawat dalam negeri menjelang Lebaran kembali jadi sorotan. Kali ini, Ketua Komisi V DPR, Abdul Hadi, yang angkat bicara. Dia mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat soal tarif yang melambung tinggi.
Keluhan itu disampaikannya langsung kepada Menteri Perhubungan, Duddy Purwagandhi, dalam sebuah rapat di Senayan, Rabu lalu. Rapat itu sendiri membahas persiapan infrastruktur untuk mudik Lebaran 2026.
"Kami mendapat banyak keluhan kemahalan tiket Pak Menteri, terutama tiket angkutan udara," kata Abdul.
Dia lalu memberikan contoh nyata yang dia cek sendiri. "Saya coba membuka tadi, contoh ini kita ambil Garuda. (Rute) Jakarta-Manado pada tanggal 17 Maret ya, kita coba cek Rp 11 juta one way. Kemudian Jakarta-Jayapura Rp 15,7 juta Pak."
"Kemudian Jakarta-Kuala Lumpur itu Rp 8 juta saja Pak. Jakarta-Bangkok Rp 13 juta. Jakarta-Singapura Rp 9 juta," lanjutnya, menyoroti perbandingan yang janggal.
Memang, menurut penuturannya, ada kecenderungan aneh di sini. Terbang ke luar negeri justru seringkali lebih murah ketimbang penerbangan domestik. Soal ini, dia mengaku sudah berkali-kali meminta pemerintah turun tangan.
"Ini agak aneh memang. Terkait dengan kemahalan tiket ini, kita sudah berkali-kali meminta kepada pemerintah untuk melakukan mitigasi," ujarnya.
Di sisi lain, Abdul menyoroti akar masalahnya. Salah satunya adalah persepsi lama yang masih melekat pada moda transportasi ini.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Sejumlah Pesisir Indonesia pada Maret 2026
Presiden Prabowo Hadiri Perayaan HUT Pertama Danantara
Anggota MPR Siti Mukaromah Ajak Perempuan Banyumas Perkuat Empat Pilar dan Peran di Keluarga
KPK Tetapkan Bupati Rejang Lebong Tersangka Suap, Sita Uang Rp 757 Juta