Jakarta Keselamatan jemaah haji Indonesia adalah hal yang tak bisa ditawar. Itu pesan utama pemerintah di tengah situasi Timur Tengah yang terus berubah dan penuh ketidakpastian. Setiap keputusan yang diambil, kata mereka, harus berporos pada satu hal: keamanan warga negara.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengungkapkan bahwa arahan langsung datang dari Presiden Prabowo Subianto. Intinya jelas dan tegas.
Menurutnya, pemerintah tak henti-hentinya memantau perkembangan di kawasan Timur Tengah. Situasinya dinamis, bahkan bisa dibilang fluktuatif. Kondisi inilah yang jadi bahan pertimbangan serius untuk penyelenggaraan haji tahun ini. Semua keputusan, ditegaskan Dahnil, akan diambil setelah kajian mendalam dengan keselamatan jemaah sebagai panglima.
"Situasi di sana memang sangat dinamis. Sudah pasti ini jadi pertimbangan penting kami," ujarnya.
Artikel Terkait
Longsor Brebes Putus Jalan dan Robohkan Sekolah, Pemerintah Provinsi Turun Tangan
BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob Saat Mudik Lebaran 2026
Lebih dari 3.000 Huntara di Aceh Timur Sudah Dihuni, Pembangunan Sisanya Dikebut
Oknum Anggota DPRD Kota Serang Dilaporkan Lakukan Pelecehan Seksual di Pandeglang