Semarang – Menjelang gelombang mudik Lebaran 2026, Polda Jawa Tengah sudah mulai menyiapkan skenario. Mereka tak main-main. Berbagai rekayasa lalu lintas, mulai dari sistem satu arah skala nasional hingga lokal, telah dirancang. Tujuannya satu: mengurai kemacetan yang sudah bisa diprediksi bakal terjadi.
Persiapan ini terus dimatangkan. Mitigasi untuk arus mudik dan balik nanti diupayakan serapi mungkin. Ada banyak skema pengamanan dan pengaturan arus yang disiapkan. Intinya, agar perjalanan warga yang melintasi Jawa Tengah bisa aman dan lebih lancar.
Menurut Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, salah satu langkah kuncinya adalah mendirikan pos terpadu di Kalikangkung. Pos ini nantinya akan jadi pusat komando untuk mengendalikan lalu lintas selama puncak arus mudik dan balik berlangsung.
“Pos Kalikangkung akan menjadi pusat koordinasi pengendalian arus,” ujar Artanto.
Di sisi lain, pihak kepolisian juga membagi wilayah rawan macet menjadi empat kawasan aglomerasi. Pembagian ini dibuat agar penanganan bisa lebih fokus dan terukur.
Artikel Terkait
Rumah Kosong di Bogor Ambruk Usai Hujan Deras, Tak Ada Korban Jiwa
22 WNI Dievakuasi dari Wilayah Konflik, Pemerintah Janjikan Upaya Berlanjut
Polri Imbau Warga Laporkan Permintaan Sumbangan yang Dipaksakan Jelang Lebaran
BRIN dan Kemenbud Sepakat Dorong Riset Peradaban 1,8 Juta Tahun dan Digitalisasi Bahasa