Namun begitu, ia juga memberi celah.
"Jika, di sisi lain, mereka menyingkirkan apa yang mungkin telah ditempatkan, itu akan menjadi langkah besar ke arah yang benar!"
Trump lebih lanjut mengungkapkan, AS bakal menggunakan rudal yang sama seperti yang dipakai untuk membrondong kapal pengedar narkoba di perairan Amerika Latin. Targetnya kini adalah kapal-kapal pemasang ranjau di Teluk.
"Mereka akan ditangani dengan cepat dan keras. Waspada!" tegasnya dalam postingan tersebut.
Unggahan presiden itu rupanya punya konteks. Sebelumnya, CNN melaporkan dengan mengutip sumber intelijen anonim bahwa Iran memang telah mulai memasang ranjau di Selat Hormuz. Imbasnya langsung terasa: lalu lintas kapal di jalur yang mengangkut hampir seperlima minyak dunia ini praktis mandek.
Situasinya jadi mencekam. Dan semua mata kini tertuju pada gerak-gerik berikutnya dari kedua pihak.
Artikel Terkait
Disparbud DKI Rekomendasikan 7 Masjid untuk Iktikaf di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan
Pria 54 Tahun Tewas Tembak Diri Diduga karena Masalah Pribadi di Bintaro
Polda Jateng Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Pos Komando untuk Mudik Lebaran 2026
Trump Ragui Kemampuan Pemimpin Baru Iran untuk Berdamai dengan AS