“OJK bersama self regulatory organization juga sudah membentuk dedicated team,” tambah Hasan.
Tim khusus ini bertugas mempercepat implementasi berbagai reformasi yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pasar. Mereka tak bekerja sendirian.
Menurut sejumlah informasi, OJK juga menyiapkan langkah reformasi lain yang cakupannya lebih luas. Mulai dari penguatan tata kelola emiten, penegakan aturan dan sanksi yang lebih tegas, hingga upaya meningkatkan integrasi dan pendalaman pasar. Semua ini tentu melibatkan koordinasi yang rumit antar lembaga. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Bursa Efek Indonesia semuanya terlibat.
Jadi, apa artinya semua ini bagi pasar? Reformasi yang digeber OJK ini jelas sinyal kuat. Pasar modal Indonesia sedang berbenah, berusaha mengejar standar global. Respons terhadap masukan MSCI menunjukkan kesiapan untuk beradaptasi. Namun begitu, implementasi di lapangan tetap jadi kunci. Investor, baik lokal maupun asing, pasti akan menunggu bukti nyata dari semua rencana ambisius ini.
Yang pasti, jalan menuju pasar modal yang lebih matang dan dipercaya masih panjang. Tapi setidaknya, langkah awal sudah diambil.
Artikel Terkait
DPR Gelar Uji Kelayakan 10 Calon Pimpinan OJK Besok
Iran Tawarkan Akses Selat Hormuz bagi Negara yang Usir Dubes AS dan Israel
Mayat Perempuan Muda Ditemukan Terbungkus Karung di Bantaran Sungai Denai
Presiden Prabowo Panggil Khusus Qori Cilik Usai Pembacaan Ayat di Istana