Seorang ibu dengan kandungan berusia enam bulan tiba-tiba muncul di kantor Polsek Babakan Madang, Bogor. Wajahnya tampak lelah. Rupanya, dia benar-benar kehabisan uang untuk pulang ke kampung halamannya di Purwokerto.
Kapolsek setempat, AKP Trias Karso Yuliantoro, mengonfirmasi kejadian itu pada Selasa lalu. "Informasinya kami terima pagi tadi," ujarnya.
"Ada warga datang, seorang ibu hamil muda. Dia mendatangi petugas piket dan bercerita kalau ongkos pulang ke Purwokerto sudah habis sama sekali."
Menurut penuturan polisi, sang ibu sebelumnya berada di Bogor untuk mencari pekerjaan. Sayangnya, usahanya tak membuahkan hasil. Di sisi lain, keinginan untuk pulang pun terhambat karena tak ada lagi biaya yang tersisa di kantong.
Melihat kondisinya yang memprihatinkan, personel Polsek pun tak tinggal diam. "Kami akhirnya berinisiatif mengantarnya langsung ke Terminal Baranangsiang," jelas Trias.
Bantuan tak berhenti di situ. Mereka juga membelikan tiket bus dan memastikan ibu itu naik dengan selamat. Bahkan, seorang anggota turut mengantarkannya masuk ke dalam bus hingga menemukan tempat duduk.
Trias menegaskan, tindakan ini murni bentuk pelayanan untuk masyarakat yang sedang kesulitan. "Ini wujud nyata kepedulian kami. Kalau ada warga yang memang tidak mampu, ya kita bantu semampunya. Prinsipnya, pelayanan terbaik itu harus diberikan kepada siapa saja," pungkasnya.
Artikel Terkait
Di Tengah Krisis Ekonomi dan Perang, Warga Teheran Terbelah Antara Harapan Perdamaian dan Keinginan Perang Berlanjut
TB Hasanuddin Peringatkan Risiko Hukum dan Diplomasi di Balik Wacana Pajak Selat Malaka
Polisi Ungkap Salah Satu PRT yang Lompat dari Lantai 4 di Benhil Masih Berusia 15 Tahun
Ledakan di Pangkalan Militer Kolombia Tewaskan Satu Orang, Picu Ketegangan Jelang Pemilu