Suara gemuruh dan teriakan panik tiba-tiba memecah kesibukan Minggu siang di Bantargebang. Gunungan sampah raksasa di TPST Zona 4C itu ambrol, menimbun segalanya di bawahnya. Enam orang meninggal dunia dalam tragedi yang terjadi sekitar pukul dua siang tadi.
Lokasi persisnya di Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi. Tumpukan sampah yang longsor itu bukan main-main dampaknya. Akses jalan tertutup total, sebuah warung kopi ludes tertimbun, bersama beberapa truk sampah yang kebetulan sedang beroperasi di sana. Suasana langsung berubah jadi chaos.
Menurut sejumlah saksi, awal mula kejadian diketahui oleh seorang petugas keamanan. Ia baru saja beristirahat di warung kopi itu, lalu melanjutkan ronda. Tak lama, teriakan warga soal longsoran sampah membuatnya berbalik arah. Apa yang dilihatnya sungguh mengerikan: gunungan itu runtuh seketika, menghantam apa saja yang dilintasinya.
Polsek Bantargebang yang dapat laporan pun sigap. Anggota piket langsung meluncur ke TKP. Tugas pertama: pengecekan, pendataan korban, dan tentu saja bantu evakuasi. Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Ekskavator dikerahkan untuk mengangkat puing-puing sampah yang begitu masif.
Artikel Terkait
Terdakwa Kasus Mutilasi Tiara Ungkap Motif: Emosi yang Menumpuk
Vivo Rilis V70 Series, Fokus pada Fotografi Jarak Jauh dengan Harga Mulai Rp 6 Jutaan
Israel Klaim Tewaskan Komandan Hizbullah, Serangan Terpisah Tewaskan Pendeta di Lebanon Selatan
Presiden Prabowo Gelar Rapat Strategis Evaluasi Swasembada dan Persiapan Lebaran