Lumpur pascabencana di Sumatera perlahan mulai bersih. Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) melaporkan, dari 508 titik yang jadi target pembersihan di tiga provinsi, sebanyak 406 lokasi kini sudah selesai ditangani. Angka itu menunjukkan progres yang cukup signifikan, meski masih ada sisa pekerjaan yang harus diselesaikan.
Juru Bicara Satgas, Amran, memberikan keterangan langsung dari kantor Kemendagri di Jakarta Pusat, Senin lalu. Suasana ruang briefing terasa cukup padat.
"Kami sudah upayakan pembersihan semaksimal mungkin," ujar Amran.
"Berdasarkan data terkini, target kita ada 508 titik di tiga provinsi. Alhamdulillah, 406 lokasi di antaranya sudah bersih dari lumpur."
Kalau dilihat per provinsi, Aceh jadi wilayah dengan pekerjaan terbanyak. Di sana, dari total 405 lokasi yang terdampak, tim sudah menyelesaikan pembersihan di 366 titik. Artinya, masih ada 89 lokasi lagi yang sedang dalam proses pengerjaan. Tim di lapihan konon terus bekerja, meski sering terkendala akses dan cuaca.
Kabar yang lebih menggembirakan justru datang dari Sumatera Barat. Menurut Amran, semua lokasi terdampak di sana, yang berjumlah 29 titik, telah dinyatakan bersih total. Pencapaian ini tentu jadi angin segar dan memungkinkan fokus beralih ke tahap rehabilitasi berikutnya.
Namun begitu, pekerjaan belum usai. Fokus sekarang adalah menyelesaikan titik-titik tersisa, terutama di Aceh, sembari memastikan proses pemulihan berjalan beriringan.
Artikel Terkait
Wanita Lompat ke Jurung Usai Cekcok dengan Pria di Bogor, Pencarian Dihentikan karena Tak Ada Tanda Jatuh
PT Merdeka Gold Resources Tunjuk Tiga Direktur dan Lima Komisaris Baru dalam RUPST
Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional dan Program Strategis
KB Bank dan LMI Jalin Kemitraan Rp400 Miliar untuk Percepat Ekspansi Bisnis FMCG di Indonesia