tambahnya lagi.
Pertanyaan lain yang muncul adalah soal identitas para tetua adat yang memimpin sidang. Di sini, Pandji memilih bersikap hati-hati. Daripada salah sebut, ia menyarankan penyidik mengecek langsung ke sumbernya.
"Kemudian saya minta penyidiknya untuk memastikan langsung ke pihak masyarakat adat di sana untuk lebih pastinya karena saya tidak mau salah dalam mengucapkan nama, jabatan, dan terutama wilayah,"
pungkasnya.
Nuansa ruang Bareskrim yang tebas itu sepertinya tak menggentarkannya. Pandji terlihat tenang, meski pemeriksaan berlangsung cukup intens. Sekarang, bola ada di pengadilan atau mungkin di meja perundingan.
Artikel Terkait
Mobil Listrik Xpeng X9 Jadi Sorotan di Pemakaman Vidi Aldiano
32 WNI yang Dievakuasi dari Iran Dijadwalkan Pulang Hari Ini
Prabowo Soroti Kolusi Pengusaha dan Pejabat sebagai Sumber Kebocoran Negara
Trump Sebut Perang dengan Iran Hanya Ekskursi Jangka Pendek