Hujan deras mengguyur kawasan Bantargebang, Bekasi, Minggu (8/3) lalu. Cuaca buruk itu ternyata membawa malapetaka. Timbunan sampah di Zona 4 TPST Bantargebang tiba-tiba longsor, menewaskan empat orang yang tak sempat menyelamatkan diri.
Merespons tragedi itu, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta langsung mengambil langkah tegas. Mereka menutup total zona tersebut. Penutupan ini, kata mereka, untuk mempermudah proses pencarian dan evakuasi korban.
"Saat ini zona 4 kami tutup sementara sampai proses evakuasi," jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI, Asep Kuswanto, di lokasi kejadian.
Dia menambahkan, pelayanan pembuangan sampah ke Bantargebang pasti bakal terganggu. Setiap hari, biasanya ada tiga sampai empat titik buang yang aktif di TPST itu. Tapi karena hujan lebat, hari itu cuma dua zona yang beroperasi: zona III dan zona IV sebelum longsor terjadi.
Lalu, bagaimana dengan sampah dari Jakarta yang terus menumpuk? Ini jadi masalah lain yang harus segera diatasi.
Asep mengaku pihaknya sedang berupaya mencari solusi. Salah satunya dengan membuka titik buang sampah baru. "Kami sedang berupaya juga membuka titik buang baru dan mudah-mudahan bisa mengantisipasi terjadinya penumpukan sampah di Jakarta," ujarnya.
Selain itu, ada rencana mengaktifkan fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) di Rorotan, Jakarta Utara. Tempat ini akan jadi lokasi pembuangan sementara.
"Mudah-mudahan besok juga RDF Rorotan bisa beroperasi walaupun memang kapasitasnya belum penuh," harap Asep.
Untuk sementara, truk-truk sampah yang masih berada di Jakarta akan ditahan dulu. Mereka tidak diizinkan membuang muatan ke Bantargebang hingga proses evakuasi korban selesai. "Sampah yang masih ada di Jakarta kita coba untuk tidak membuang dulu dari sore hingga malam ini," tegas Asep.
Korban dalam musibah ini adalah empat warga biasa: dua pemilik warung dan dua orang sopir truk sampah. Mereka tewas tertimbun material sampah yang tiba-tiba ambrol. Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih bekerja di lokasi yang berisiko.
Tim SAR melakukan evakuasi korban tertimbun sampah di TPST Bantargebang yang longsor. (Metrotvnews.com/Antonio)
Nasib TPST Bantargebang sendiri memang kerap jadi sorotan. Lokasi yang menjadi ujung tombak pembuangan sampah Ibu Kota ini terus menanggung beban berat. Dan insiden memilukan ini kembali mengingatkan semua pihak tentang risikonya.
Artikel Terkait
Syekh Ahmad Al Misry Ditetapkan sebagai Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual terhadap Santri
Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan Sembilan Orang, Lima di Antaranya Polisi
Anggota DPR Desak Polisi Tindak Tegas Debt Collector yang Tipu Ambulans dan Damkar demi Tagih Utang
Muhammad Awaluddin Resmi Ditunjuk sebagai Direktur Utama Jasa Raharja