Malam itu, Pelabuhan Jangkar di Situbondo tak begitu ramai. Tapi tepat pukul sepuluh malam, sebuah kapal feri perlahan meninggalkan dermaga. KMP Wicitra Dharma I itu mengangkut 331 penumpang plus 122 motor, memulai perjalanan mudik gratis menuju Pulau Raas di Sumenep, Madura. Ini adalah keberangkatan perdana program mudik gratis Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk Lebaran tahun ini.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pemprov Jatim kembali memfasilitasi warga dari pulau-pulau seperti Raas dan Sapudi untuk pulang kampung tanpa biaya. Kali ini, satu kapal disiagakan dari Pelabuhan Jangkar.
Tri Wahyono dari Dinas Perhubungan Jatim yang bertugas di lokasi mengonfirmasi antusiasme para pemudik. "Kapalnya sampai terisi penuh," ujarnya. Dia juga menegaskan bahwa layanan ini khusus untuk penumpang dan kendaraan roda dua. Tidak ada angkutan lain yang diterima.
Di antara para penumpang yang memadati geladak, ada Andi, seorang perantau asal Pulau Raas. Ia terlihat lega bisa pulang.
"Program seperti ini sangat membantu kami yang merantau. Sudah rutin tiap tahun, semoga tahun depan tetap ada. Terima kasih buat Ibu Gubernur Khofifah," kata Andi, suaranya hampir tenggelam oleh desau angin laut.
Nah, untuk jadwal selanjutnya, rute Jangkar-Raas masih ada tiga kali pemberangkatan lagi: tanggal 12, 15, dan 17 Maret, semuanya jam sepuluh malam. Sementara untuk rute ke Sapudi, kapal akan berangkat pada 11 dan 16 Maret pagi hari, pukul enam.
Usai Lebaran, program balik gratis juga disediakan. Dari Raas ke Jangkar, kapal akan berangkat pada 29 Maret, 2, 4, dan 6 April, masing-masing pukul enam pagi. Untuk rute Sapudi-Jangkar, jadwalnya pada 27 dan 31 Maret, siang hari pukul sebelas.
Jadi, bagi warga yang memanfaatkan fasilitas ini, perjalanan pulang dan pergi ke kampung halaman tahun ini sedikit terbantu. Tinggal sesuaikan saja dengan jadwal yang sudah ditetapkan.
Artikel Terkait
Pria Tak Dikenal Siram Cairan Merah ke Reza Pahlavi saat Acara di Berlin
Politik dan Agama Kembali Beririsan: Trump vs Paus di Tengah Konflik Iran
Polisi Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Dugaan Pelecehan Santri, Sahroni Minta Hukuman Berat
Jakarta Barat Kumpulkan 217 Kg Ikan Sapu-sapu, Transjakarta Rp1 Diserbu Warga