Jasad Wanita 56 Tahun Ditemukan Tinggal Tulang, Motor dan HP Raib

- Senin, 09 Maret 2026 | 01:45 WIB
Jasad Wanita 56 Tahun Ditemukan Tinggal Tulang, Motor dan HP Raib

Jakarta - Sebuah penemuan mengerikan terjadi di kawasan Meruyung, Limo, Depok. Jasad seorang perempuan berusia 56 tahun, berinisial DH, ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan: hanya tinggal tulang belulang. Yang makin membuat kasus ini mencurigasi, sepeda motor dan ponsel milik korban raib dari tempat kejadian.

Kapolsek Cinere, Kompol Chairul Saleh, mengonfirmasi hilangnya barang-barang korban itu pada Minggu (8/3/2026).

"Ada barang milik korban yang lenyap. Satu unit motor Suzuki Adres, plat B-6613-ZME, lengkap dengan kunci kontak dan STNK-nya. Lalu, satu ponsel," ujar Chairul.

Menurut penyelidikan polisi, korban sehari-hari diketahui tinggal bersama seorang suami siri. Namun begitu, pria yang dimaksud kini menghilang bak ditelan bumi. Kepergiannya tentu menimbulkan banyak tanda tanya.

Lantas, bagaimana hubungan mereka? Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi, pasangan ini kerap terdengar ribut. Konflik rumah tangga seperti jadi menu sehari-hari.

"Menurut Ketua RT setempat, SS, korban dan suami sirinya punya riwayat keributan. Itu yang diceritakan warga," lanjut Kapolsek Chairul menerangkan.

Taburan Kopi di Atas Tulang

Selain barang yang hilang, ada satu detail lain yang tak kalah mengusik dari TKP. Saat dilakukan identifikasi awal, polisi menemukan sesuatu yang tidak biasa menempel di tubuh korban.

"Ada taburan bubuk kopi di jenazah," tutur Chairul singkat. Temuan ini tentu menambah nuansa misterius dari kasus kematian DH.

Jasad korban sendiri pertama kali ditemukan oleh anak kandungnya bersama pacar, pada Sabtu (7/3) pagi sekitar pukul sembilan. Saat itu, sang anak berniat bersih-bersih rumah ibunya. Alih-alih menemukan sang ibu, yang mereka temukan adalah rangka manusia yang sudah tak bernyawa.

Polisi masih mendalami kasus ini. Mulai dari motif, hingga menelusuri keberadaan sang suami siri yang menghilang. Masyarakat sekitar pun masih diliputi kecemasan, menunggu titik terang dari penyelidikan.

(dvp/fca)

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar