Jakarta - Menjelang azan maghrib berkumandang, kawasan Gelora Bung Karno (GBK) justru ramai oleh langkah-langkah para pelari. Mereka adalah peserta "NgabubuRUN" yang digelar pada Ahad lalu, sebuah ajang lari santai sebelum buka puasa. Menariknya, di antara kerumunan itu ada sosok Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, yang turut serta mengenakan sepatu olahraganya.
"Meski puasa, olahraga harus jalan terus. Semangat juga jangan kendor," ujar Muhaimin usai menyelesaikan larinya. "Kami sengaja ikut biar ritme olahraga rutin nggak putus," tambahnya.
Menurutnya, aktivitas fisik bersama seperti ini punya dua manfaat sekaligus. Selain jelas untuk menjaga kesehatan, momen kebersamaan di bulan Ramadhan jadi makin erat. Olahraga, katanya, nggak harus yang berat-berat atau menguras kantong. Yang penting konsisten dilakukan.
Dia bahkan memberi contoh simpel: metode "Japanese Interval Walking". Caranya, berjalan cepat beberapa saat, lalu dilanjut dengan jalan santai. Gampang, tapi efeknya untuk kebugaran tubuh cukup signifikan.
"Pokoknya kita harus terus olahraga. Nggak ada alasan," tegas Muhaimin.
"Dengan olahraga, kita bisa buktikan bahwa sehat itu bikin umur panjang. Sehat itu juga hemat, dan bikin kita lebih produktif dalam bekerja."
Artikel Terkait
DPRD Sumsel Rencanakan Pengadaan Meja Biliar Senilai Rp 486 Juta, Tuai Sorotan
AS Bom Telak Fasilitas Bawah Tanah Iran, Fokus Lumpuhkan Produksi Rudal
Polri dan Wartawan Bagikan 1.500 Takjil di Sekitar Mabes, Sampaikan Pesan Mudik
Mensos Gus Ipul Dorong Pemberdayaan Ekonomi dan Pendidikan di Pasuruan