Tapin Gelar Kampanye Cegah Pernikahan Anak untuk Tekan Angka Stunting

- Minggu, 08 Maret 2026 | 00:15 WIB
Tapin Gelar Kampanye Cegah Pernikahan Anak untuk Tekan Angka Stunting

Di sisi lain, Ketua PKK Kabupaten Tapin, Faridah, melihat persoalan ini dari sudut yang lebih luas. Menurutnya, dampak pernikahan usia anak itu kompleks dan berat.

Nah, melalui kampanye seperti ini, ada harapan besar agar generasi muda menunda pernikahan. Pemerintah punya patokan usia ideal: minimal 25 tahun untuk laki-laki dan 21 tahun untuk perempuan. Usia yang dianggap lebih siap, baik secara mental, fisik, maupun finansial.

Langkah di Tapin ini patut diapresiasi. Mengajak remaja berbicara langsung, di tengah suasana santai, mungkin lebih efektif daripada sekadar seminar formal. Yang jelas, perjalanan masih panjang. Tapi setidaknya, sudah ada titik terang.

Editor: Redaktur TVRINews

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar