Oleh: Ibnu Sina
TVRINews, Kabupaten Tapin
Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Tapin menemui satu strategi baru. Kali ini, sasarannya adalah para remaja. Pemerintah setempat baru saja menggelar kampanye pencegahan perkawinan anak, yang menyasar langsung pelajar SMA dan sederajat di wilayah itu.
Acaranya sendiri dikemas cukup santai, lewat buka puasa bersama. Tujuannya jelas: membangun komitmen dan mengajak masyarakat berpartisipasi mencegah pernikahan dini. Dengan cara ini, diharapkan para pelajar bisa lebih fokus menyelesaikan pendidikan minimal 12 tahun sebelum memikirkan mahligai rumah tangga.
Menurut Kepala DP3A Kabupaten Tapin, Hj. Marsidah, program ini adalah bagian tak terpisahkan dari langkah pencegahan stunting.
Artikel Terkait
Ajax Amsterdam Tumbang 1-3 dari Groningen, Marten Paes Kebobolan Tiga Kali
Polisi Tenjo Antar Keluarga Korban Mogok Pulang di Tengah Malam
Gempa M 4,8 Guncang Lebong, Dirasakan hingga Kota Bengkulu
Persib Bidik Hat-trick Gelar Juara BRI Liga 1 di Tengah Persaingan Ketat