Siang itu, sekitar pukul dua lebih setengah, suasana di Desa Cinaraga tiba-tiba berubah. Angin kencang datang menerjang, mengguyur kawasan Caringin, Bogor, dengan hujan deras. Kekuatannya luar biasa. Satu rumah warga tak kuasa menahan gempuran, hingga akhirnya ambruk.
Bagian atap dan dapur rumah itu hancur berantakan. Untungnya, tak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa tersebut. Menurut keterangan dari petugas, rumah itu masih dihuni oleh pemiliknya meski kondisinya rusak cukup parah.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menjelaskan penyebabnya.
"Rumah itu rusak karena kombinasi hujan lebat dan angin yang sangat kencang. Ditambah lagi, konstruksi bangunannya sendiri sudah rapuh," ujarnya, Sabtu (7/3/2026).
Dia menambahkan, berdasarkan hasil kaji cepat, satu unit rumah mengalami kerusakan kategori sedang. Fokus kerusakan ada pada atap dan dapur yang ambruk total.
Di sisi lain, penanganan awal sudah dilakukan oleh timnya. Namun begitu, situasi di lapangan belum pulih benar. Pemilik rumah belum melakukan perbaikan, mereka masih tinggal di dalamnya.
"Ini jelas butuh penanganan lebih lanjut dari dinas terkait," pungkas Hamdani.
Pemandangan di lokasi pasti memprihatinkan. Sisa-sisa kayu dan genting bertebaran, sementara keluarga di dalamnya harus bertahan dengan kondisi rumah yang tak lagi utuh. Peristiwa ini jadi pengingat betapa cuaca ekstrem bisa berubah jadi bencana dalam sekejap.
Artikel Terkait
Indonesia Ekspor 250.000 Ton Pupuk Urea ke Australia, Disambut Apresiasi PM Albanese
Kisah Operasi Kopassus Menaklukkan Dukun Kebal Pasca-G30S
Pemerintah Rencanakan Jaringan Kereta Api 2.800 Km di Kalimantan, Masuk Tahap Perencanaan
Indonesia Desak Investigasi Tuntas Serangan ke Pasukan UNIFIL di Lebanon