"Kerusakannya cukup parah, sehingga warga terdampak memilih mengungsi," katanya.
Di sisi lain, wilayah lain juga tak luput. Desa Paseban di Kecamatan Kencong, misalnya. Satu pohon tumbang dan menimpa atap rumah, hingga menyebabkan seorang korban terluka karena tertimpa genting yang berhamburan.
"Di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas juga diterjang angin kencang yang menyebabkan dapur rumah dan kandang warga roboh," tambah Edy.
Namun begitu, penanganan darurat sudah berjalan. Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD langsung bergerak membersihkan pohon-pohon yang menutupi jalan desa. Kini, akses lalu lintas dilaporkan sudah normal kembali. Sementara untuk pohon yang menimpa rumah, sekitar 80 persennya sudah beres ditangani.
"Hari ini kami fokuskan kerja bakti untuk menangani gudang tembakau yang roboh itu. Sementara warga terdampak masih bertahan di rumah saudaranya," jelas Edy.
Melihat kejadian ini, Edy mengimbau masyarakat untuk tetap waspada. Cuaca ekstrem belakangan ini memang perlu diantisipasi. Dia juga meminta warga berhati-hati terhadap pohon-pohon besar yang sudah tua atau rapuh, yang berpotensi tumbang kapan saja jika angin kencang kembali menerjang.
Artikel Terkait
Valorant Gelar Event FTW Night Queue dengan Hadiah Eksklusif Mulai Maret 2026
Presiden Iran Kecam AS-Israel dalam Telepon dengan Putin, Desak Dukungan Internasional
Malut United Tantang PSM Makassar yang Terpuruk di BRI Liga 1
Kapolri Pimpin Aksi Tanam Jagung Nasional, Targetkan Produksi Hampir 2 Juta Ton