Meski pasar saham berdarah-darah, aktivitas di pasar utang ternyata masih berdenyut. BEI mencatat ada tiga obligasi dan satu sukuk baru yang masuk pencatatan sepanjang pekan ini.
Rabu (4/3) lalu cukup sibuk. Ada tiga pencatatan sekaligus. Pertama, Obligasi Berkelanjutan V WOM Finance Tahap III Tahun 2026 senilai Rp1,5 triliun dengan rating idAAA dari PEFINDO. Lalu, menyusul Obligasi Berkelanjutan III Provident Investasi Bersama Tahap II senilai Rp940 miliar dengan rating idA. Yang ketiga, Obligasi Berkelanjutan I RMK Energy Tahap II dengan nilai Rp560 miliar, juga berperingkat idA.
Dengan tambahan ini, total emisi obligasi dan sukuk sepanjang 2026 menjadi 36 emisi dari 26 emiten. Nilainya terkumpul Rp40,51 triliun. Secara keseluruhan, BEI kini mendata 682 emisi obligasi/sukuk yang masih beredar dengan nilai outstanding yang sangat besar, mencapai Rp565,70 triliun plus USD134,01 juta.
Tak cuma korporasi, instrumen pemerintah juga punya porsi besar di bursa. SBN yang tercatat ada 186 seri dengan nilai nominal selangit, Rp6.683,44 triliun. Sementara itu, Emisi Beragun Aset (EBA) masih terhitung sedikit, hanya 7 emisi senilai Rp3,67 triliun.
______
Disclaimer: Berita ini disajikan untuk informasi, bukan ajakan membeli atau menjual. Keputusan investasi adalah hak dan tanggung jawab Anda sepenuhnya. Media ini tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang mungkin timbul.
Artikel Terkait
Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas, Warga Diimbau Jauhi Radius Bahaya
Pemerintah Rilis Tarif Normal Tol Trans Jawa Sebelum Diskon Mudik 2026
Dokter Richard Lee Ditahan Usai Bolos Pemeriksaan Demi Live TikTok
TNI AL Gelar Latihan Tempur Pertahanan Udara di Perbatasan Kalimantan Utara