Berita mengejutkan datang dari Ventura County. Britney Spears, penyanyi yang namanya dikenal di seluruh dunia, ditahan polisi. Penyebabnya? Dia ketahuan menyetir mobil dalam keadaan mabuk. Kejadiannya pada malam hari, tanggal 4 Maret lalu, tepatnya sekitar setengah sepuluh malam waktu setempat.
Namun begitu, prosesnya tak langsung berujung di penjara. Sebelumnya, Britney sempat dibawa ke rumah sakit. Di sana, petugas mengambil sampel darahnya untuk diperiksa. Baru setelah itu, pihak kepolisian county setempat membawanya ke tahanan. Dakwaan resmi pelanggaran lalu lintas pun disampaikan keesokan harinya, tanggal 5 Maret dini hari.
Kondisinya saat itu digambarkan cukup memprihatinkan.
"Dia bertingkah sangat emosional dan tak berhenti menangis saat pemeriksaan," ujar seorang sumber yang dekat dengan kasus ini, seperti dilaporkan TMZ.
Untungnya, masa tahanannya tak berlangsung lama. Setelah menghabiskan sekitar sembilan jam di balik jeruji, Britney akhirnya dibebaskan. Waktu persisnya adalah pagi hari tanggal 5 Maret, pukul enam pagi. Tapi, ceritanya belum selesai sampai di sini. Perempuan 44 tahun ini masih harus menghadapi persidangan yang dijadwalkan pada 4 Mei mendatang.
Di sisi lain, tim yang mewakili ibu dua anak ini akhirnya angkat bicara. Mereka mengaku sangat menyesalkan insiden yang menimpa klien mereka itu. Meski begitu, mereka juga tak mau berbelit-belit. Mereka menegaskan bahwa tindakan Britney sama sekali tidak bisa dibenarkan.
Kasus ini tentu menambah daftar panjang lika-liku kehidupan personal sang pop star. Publik kini menunggu, bagaimana proses hukum selanjutnya akan berjalan.
Artikel Terkait
PM Pakistan Ucapkan Terima Kasih kepada Trump atas Perpanjangan Gencatan Senjata dengan Iran
Aksi May Day 2026 di Monas, Prabowo Dijadwalkan Hadir
Harga Elpiji Nonsubsidi di Jabar Melonjak, Gubernur Sarankan Alternatif Biogas dan Kayu Bakar
Pemerintah dan BUMN Sepakati Pengembangan Dryport di KEK Batang untuk Efisiensi Logistik