Target pemerintah jelas: sebelum Lebaran 2026, tak boleh lagi ada pengungsi yang masih bertahan di tenda. Itulah tekad yang ditegaskan Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, saat meninjau lokasi hunian sementara di Pidie Jaya, Aceh, Jumat lalu. Upaya percepatan ini diwujudkan lewat pembangunan huntara dan penyaluran bantuan seperti Dana Tunggu Hunian.
“Apapun kita berusaha,” ujar Tito.
“Kemarin rapat, supaya sebelum lebaran target kita tidak ada lagi pengungsi di tenda.”
Menurutnya, jumlah mereka yang masih tinggal di tenda kini terus menyusut. Data terbaru menunjukkan angka sekitar 6.000 orang. Padahal, pekan sebelumnya masih sekitar 11.000. Penurunan yang cukup signifikan, meski pekerjaan rumah masih menanti.
“Yang masih ada di tenda itu ada di Aceh dan Sumut,” jelasnya.
“Terutama di Tapteng dan Tapsel. Sementara di Aceh ada di beberapa daerah. Di Sumbar nol, semua tidak ada lagi yang di tenda. Semua sudah di huntara atau dapat DTH.”
Artikel Terkait
Kremlin Tegaskan Belum Ada Permintaan Bantuan Militer dari Iran
Harga Emas Perhiasan 8 Karat Bertahan di Rp809 Ribu per Gram
Dinas PUPR Banten: 1.200 Km Jalan Desa Rusak, Butuh Sinergi Pusat-Daerah
Firdha Razak Bantah Tudingan Rafi Ikhsan Jual Barang Peninggalan Vina