Target pemerintah jelas: sebelum Lebaran 2026, tak boleh lagi ada pengungsi yang masih bertahan di tenda. Itulah tekad yang ditegaskan Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, saat meninjau lokasi hunian sementara di Pidie Jaya, Aceh, Jumat lalu. Upaya percepatan ini diwujudkan lewat pembangunan huntara dan penyaluran bantuan seperti Dana Tunggu Hunian.
“Apapun kita berusaha,” ujar Tito.
“Kemarin rapat, supaya sebelum lebaran target kita tidak ada lagi pengungsi di tenda.”
Menurutnya, jumlah mereka yang masih tinggal di tenda kini terus menyusut. Data terbaru menunjukkan angka sekitar 6.000 orang. Padahal, pekan sebelumnya masih sekitar 11.000. Penurunan yang cukup signifikan, meski pekerjaan rumah masih menanti.
“Yang masih ada di tenda itu ada di Aceh dan Sumut,” jelasnya.
“Terutama di Tapteng dan Tapsel. Sementara di Aceh ada di beberapa daerah. Di Sumbar nol, semua tidak ada lagi yang di tenda. Semua sudah di huntara atau dapat DTH.”
Di sisi lain, pemerintah tak hanya fokus pada atap. Dukungan logistik selama masa transisi ini juga disiapkan. Untuk urusan makan, misalnya, BNPB masih akan menanggung kebutuhan selama sepuluh hari ke depan. Setelah itu, bantuan lauk pauk atau jatah hidup dari Kementerian Sosial yang akan mengambil alih.
Dalam kunjungannya, Tito melihat langsung beragam model huntara yang dibangun. Rupanya, karakteristiknya berbeda-beda tergantung pembangunnya. Huntara BNPB punya kelebihan dapur dan toilet mandiri, meski tanpa ranjang. Sementara yang dibangun Danantara atau Kementerian PU sudah dilengkapi ranjang dan kipas angin, sayangnya fasilitas dapur dan mandinya komunal.
“Masing-masing ada plus minusnya,” katanya.
Agenda penyerahan bantuan untuk korban bencana hidrometeorologi itu juga dihadiri sejumlah pejabat. Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Wakil Gubernur Aceh Fadlullah, dan Dirjen Administrasi Kewilayahan Kemendagri Safrizal ZA turut mendampingi. Mereka bersama-sama memastikan percepatan ini berjalan sesuai harapan, agar sebelum hari raya tiba, kehidupan para pengungsi bisa sedikit lebih layak.
Artikel Terkait
Gubernur Sulsel Turun Tangan Bantu Korban Kebakaran di Parepare
Pencuri Motor Beraksi di Tanggal 7 Diamuk Massa di Grogol Selatan
Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Blokade Militer Tetap Dijalankan
Chelsea Terancam Gagal ke Eropa Usai Dibantai Brighton 0-3