Lanjut dia, "Kami meminta doa ke kiai, santri, dan memperkuat ikatan batin dengan pengurus di Daerah. Semua agar daya lekat Partai NasDem di masyarakat semakin kuat."
Di sisi lain, Ketua DPW NasDem DIY, Subardi, punya penjelasan lain. Menurutnya, bulan suci ini menjadikan seluruh kegiatan partai berfokus pada hal-hal spiritual dan ibadah sosial. Mengajak anak yatim, katanya, adalah ikhtiar untuk menyelaraskan spirit keagamaan dengan aktivitas sosial-politik.
"Kita ingin berpolitik di jalur yang baik. Di jalur kemanusiaan yang dilandasi nilai spiritual dan sosial," kata Subardi.
"Di momentum Ramadan ini, kita ingin memuliakan mereka," imbuhnya, merujuk pada anak-anak yatim piatu yang hadir.
Lebih jauh, Subardi membeberkan tujuan lain dari konsolidasi ini. Ia ingin memastikan gerak partai dari tingkat pusat hingga ke akar rumput berjalan seirama. Sinergi itu dianggap krusial.
"NasDem di Jogja solid. Jaringannya sudah rapi, sampai ke tingkat dusun sekalipun," pungkas Subardi dengan nada percaya diri.
"Konsolidasi seperti ini penting. Untuk menyelaraskan visi bahwa kursi yang kita dapatkan, pada akhirnya, bukan untuk kepentingan partai semata. Melainkan untuk masyarakat luas."
Artikel Terkait
BMKG Prediksi Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Warga Diimbau Waspada Lahar Dingin
RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Didesak Segera Disahkan, Kontribusi Remitansi Capai Rp 253 Triliun
Menko Polkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 di Riau