Pemimpin kelompok militan yang didukung Teheran itu sudah bersumpah untuk terus melawan. Sumpah itu diucapkan saat pasukan Israel mulai memasuki sejumlah kota perbatasan dan gencar melancarkan serangan udara di sekitar Lebanon.
Konflik ini menarik Lebanon lebih dalam ke kancah perang Timur Tengah. Pemicunya terjadi pada Senin lalu, ketika Hizbullah melancarkan serangan balasan terhadap Israel. Serangan itu disebut sebagai tanggapan atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam sebuah serangan gabungan AS-Israel di akhir pekan.
Eskalasi pun tak terhindarkan. Menurut sejumlah laporan, kelompok tersebut meningkatkan intensitas serangannya secara signifipada hari Rabu. Setidaknya 15 serangan dilancarkan, membidik posisi-posisi Israel hingga ke wilayah Tel Aviv.
Artikel Terkait
Menko Polkam Pimpin Apel Kesiapsiagaan Karhutla Nasional 2026 di Riau
Harga Perak Antam Naik Rp900 ke Rp52.900 per Gram
Mobil Tercebur ke Kali di Outer Ringroad Cengkareng, Pengemudi Selamat
Kapolres Bantah Surat Minta THR Pakai Kop Polisi di Tanjung Priok Palsu