"Oleh karena itulah sebenarnya dilakukan penguatan kapasitas ASN dan birokrasi melalui UU sehingga birokrasi bisa benar-benar profesional dan aman," jelasnya.
Namun begitu, ia tak menampik bahwa birokrasi sendiri bukanlah wilayah yang steril. "Kendalanya kan birokrasi juga rawan dan tidak selalu bersih," tambahnya polos.
Lebih dalam, Deddy memandang korupsi sebagai persoalan dua sisi: niat dan kesempatan. Dari sisi pelaku, akar masalahnya seringkali pada karakter dan gaya hidup. "Susah memberantas jika kejadian korupsi berasal dari kehendak pribadi," katanya.
Di sisi lain, dari sudut sistem, kesempatan itu muncul karena ada celah. Kelemahan tata kelola, terutama dalam hal anggaran, kewenangan, dan otoritas jabatan, sering menjadi pintu masuknya. Kombinasi antara niat jahat dan sistem yang bolong itulah yang akhirnya melahirkan skandal.
Artikel Terkait
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Pejaten, Diduga Ditinggalkan Zidan
Geely Uji SUV Off-Road Baru, Bakal Tandingi Land Rover Defender pada 2026
AS dan Israel Tewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Khamenei; Krisis Global Membayang
Menteri AS Klaim Kapal Selamnya Tenggelamkan Kapal Perang Iran, Sri Lanka Bantah