Serangan demi serangan yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel ke Iran ternyata memicu gelombang pengungsian. Baru-baru ini, sekitar 300 warga Iran memutuskan untuk menyelamatkan diri. Tujuan mereka? Pakistan.
Menurut laporan BBC pada Selasa (3/3/2026), para pengungsi itu tiba di Provinsi Balochistan, Pakistan sebuah wilayah yang memang berbatasan langsung dengan Iran. Perpindahan ini bukan tanpa alasan. Situasi di kampung halaman mereka kian mencekam.
Balochistan sendiri bukanlah daerah yang tenang. Sudah puluhan tahun, wilayah ini jadi medan pergolakan. Berbagai kelompok separatis aktif memberontak, menciptakan ketidakstabilan yang seolah tak berujung.
Di sisi lain, pemerintah Pakistan sedang bermain cantik dalam hal hubungan internasional. Mereka berusaha menyeimbangkan kedekatan dengan AS. Buktinya, tahun lalu Islamabad bahkan menominasikan Presiden Trump untuk Nobel Perdamaian. Langkah itu jelas menunjukkan hubungan yang sedang mesra dengan Washington.
Artikel Terkait
Korlantas Andalkan Teknologi Digital untuk Atur Rekayasa Lalu Lintas Mudik 2026
Arteta: Arsenal Layak Bawa Pulang Kemenangan dari Markas Leverkusen
Polda Jateng Ungkap Produksi Mi Berformalin di Boyolali Sejak 2019
Diva Stradivaryan, Adik Vidi Aldiano, Pilih Jalan sebagai Ilmuwan Pertanian Organik