Ia menjelaskan, operasi semacam itu sengaja dilakukan untuk membuat pihak lain dalam hal ini Iran terlihat sebagai biang kerok. Tujuannya? Mengalihkan perhatian dunia dari apa yang disebutnya sebagai kejahatan Israel sendiri, yaitu menyerang situs-situs sipil di wilayah Iran.
Logikanya sederhana. Iran sudah terang-terangan menyatakan akan menargetkan semua kepentingan AS dan Israel di kawasan. Dan mereka sudah melakukannya.
"Tapi fasilitas Aramco," kata sumber itu lagi, "sama sekali bukan bagian dari daftar target kami."
Pernyataan itu sekaligus jadi penegasan: Iran menyangkal terlibat, sekaligus menunjuk Israel sebagai aktor intelektual yang memanipulasi situasi.
Artikel Terkait
15 Penerbangan Timur Tengah dari Soetta Dibatalkan Pagi Ini, Tren Mulai Turun
Presiden Prabowo Undang Mantan Kepala Negara Bahas Geopolitik dan Strategi Bangsa
Gerhana Bulan Total Malam Ini, Umat Islam Dianjurkan Salat Khusuf
KP2MI Siapkan Skenario Kontingensi Lindungi Pekerja Migran di Timur Tengah