Arab Saudi Bantah Keras Laporan Washington Post Soal Lobi Serangan ke Iran

- Selasa, 03 Maret 2026 | 04:20 WIB
Arab Saudi Bantah Keras Laporan Washington Post Soal Lobi Serangan ke Iran

Isu tentang keterlibatan Arab Saudi dalam serangan AS ke Iran belakangan ini ramai diperbincangkan. Rumor yang beredar menyebut, ada andil Riyadh yang mendorong serangan tersebut. Bahkan, disebut-sebut otoritas Saudi diklaim aktif melobi Presiden Donald Trump agar bersedia melancarkan serangan militer.

Gosip ini makin kencang setelah The Washington Post, media terkemuka di AS, mengeluarkan laporan khusus. Menurut mereka, lobi-lobi diam-diam itu berlangsung selama berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan terakhir. Laporan itu sendiri mengutip empat sumber yang dianggap mengetahui persoalan ini.

Namun begitu, kabar itu langsung dibantah keras oleh pihak Saudi.

Lewat akun media sosial X, juru bicara Kedutaan Besar Saudi di Washington, Fahad Nazer, menyampaikan pernyataan resmi. Ia menegaskan posisi negaranya yang sebenarnya.

"Kerajaan Arab Saudi telah konsisten dalam mendukung upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan yang kredibel dengan Iran," tulis Nazer.

Dan ia pun menambahkan penekanan yang lebih kuat. "Tidak pernah dalam seluruh komunikasi kami dengan pemerintahan Trump, kami melobi Presiden untuk mengadopsi kebijakan yang berbeda."

Jadi, klaim bahwa Riyadh mendorong serangan militer ditampik mentah-mentah. Bantahan ini, seperti dilaporkan Al Arabiya, muncul sebagai sanggahan langsung terhadap laporan The Washington Post yang sempat menghebohkan itu.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar