Di Grobogan, warga bisa membeli beras SPHP dan premium, telur, minyak goreng, hingga bawang dan cabai. Total nilai subsidi pangan yang disalurkan di kabupaten ini saja mencapai Rp111 juta. Broto Rini mengingatkan, meski pembelian bebas, masyarakat diharapkan bijak.
“Cukup beli yang diperlukan saja, tidak perlu yang macam-macam,” katanya.
Sementara itu, di sektor kesehatan, program dokter spesialis keliling atau ‘speling’ juga menunjukkan tren positif. Data terbaru dari Dinas Kesehatan Jateng per 28 Februari 2026 mencatat, sudah ada 957 kali layanan speling yang menjangkau 414 kecamatan. Sekitar 93.599 jiwa telah menjadi sasaran program ini.
Tak kalah masif, Cek Kesehatan Gratis (CKG) juga diikuti antusias. Capaiannya nyaris sempurna: 2,5 juta lebih jiwa hadir, atau sekitar 95,77% dari total pendaftar. Angka ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah diakses dan, tentu saja, tanpa biaya.
Artikel Terkait
Gempa Magnitudo 5,0 dan 5,1 Guncang Maluku Barat Daya dan Laut Banda, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Trump Buka Kemungkinan Kirim Pasukan Darat ke Iran Jika Terpilih Kembali
Mentan Perketat Koordinasi BRMP untuk Pacu Kemandirian Pangan di Papua
Ayatollah Alireza Arafi Ditunjuk Masuk Dewan Kepemimpinan Sementara Iran