Di bulan Ramadan yang penuh berkah ini, Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas menyempatkan diri bersilaturahmi ke Pondok Modern Darussalam Gontor, Ponorogo. Kunjungannya, Sabtu (28/2) lalu, bukan sekadar seremonial belaka. Bagi Wakil Ketua MPR RI ini, pesantren adalah pilar moral bangsa, penjaga karakter di tengah arus zaman yang bergerak begitu cepat.
“Pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama,” tegas Ibas dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/3/2026).
“Ia adalah benteng moral, pembentuk karakter, sekaligus kekuatan sosial bangsa.”
Pernyataan itu ia sampaikan dalam rangkaian reses bertajuk 'Ramadan Religi, Menguatkan Negeri'. Momentum ini, menurutnya, tepat untuk mempererat ukhuwah dan membangun sinergi lebih kuat antara negara dengan lembaga pendidikan keagamaan. Sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat, ia menyebut kehadirannya sebagai ikhtiar untuk mempertebal persaudaraan dan menyambung doa bersama para ulama dan santri.
Ia pun memandang Gontor dengan penuh apresiasi. Bagi Ibas yang juga Anggota DPR RI dari Jawa Timur VII, pondok ini adalah contoh nyata bagaimana iman, Islam, dan nasionalisme bisa bersatu padu. “Gontor telah melahirkan banyak pemimpin, pemikir, dan tokoh masyarakat yang berkontribusi di berbagai lini,” ujarnya.
Dalam dialog kebangsaan bersama para pimpinan pondok, Ibas menekankan satu hal penting: keseimbangan. Di era digital dan globalisasi yang serba cepat ini, pendidikan karakter adalah kunci. Dan pesantren, menurutnya, punya resep khusus.
“Pesantren mampu menghadirkan keseimbangan antara tradisi keilmuan, kedisiplinan, dan wawasan global tanpa kehilangan identitas nasional,” jelasnya.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Usulkan Haul Tahunan untuk Ulama Betawi di Monas
Harga Emas Melonjak Tajam Imbas Ketegangan Geopolitik di Timur Tengah
Gubernur Jateng Tinjau Gerakan Pangan Murah di Grobogan Jelang Lebaran 2026
Menko Pangan Tegaskan Impor Beras AS 1.000 Ton Hanya untuk Kebutuhan Khusus