"Rudal yang diluncurkan Iran tidak mendekati kapal induk tersebut. USS Abraham Lincoln terus meluncurkan pesawat untuk mendukung operasi CENTCOM yang sedang berlangsung terhadap Iran," bunyi pernyataan resmi mereka.
Tapi, ada pengakuan pahit yang tak bisa mereka sangkal. CENTCOM mengonfirmasi ada korban jiwa di pihaknya: tiga personel militer AS tewas dan lima lainnya terluka akibat serangan Iran. Mereka enggan merinci lebih jauh di mana tepatnya prajurit-prajurit itu gugur.
Semua ini, tentu saja, bukan muncul tiba-tiba. Situasi panas ini adalah buntut panjang. Awalnya, AS dan Israel yang menyerang wilayah Iran pada Sabtu pagi lalu. Teheran pun tak tinggal diam, mereka membalas dengan serangan besar-besaran ke berbagai aset Israel dan Amerika yang tersebar di sekitar Teluk.
Sekarang, laporan-laporan dari berbagai penjuru Timur Tengah terus berdatangan. Front pertempuran terlihat kian meluas, dan suasana di kawasan itu makin mencekam. Entah bagaimana ujungnya.
Penulis: Ricardo Julio | Editor: Redaksi TVRINews
Artikel Terkait
Andre Rosiade Salurkan 5.000 Paket Sembako dan Janjikan Program Jangka Panjang di Dharmasraya
Polresta Serang Kota Tangkap Otak Pencurian Motor yang Juga Edarkan Sabu
Kemacetan Parah Landa Tol Jakarta-Tangerang, Perjalanan 35 Menit Membengkak Jadi 3 Jam
Kemenag Ingatkan Perbedaan Visa Haji dan Umrah, Sanksi Penyalahgunaan Bisa Denda Ratusan Juta