Di usianya yang ke-48, Masjid Istiqlal bukan cuma sekadar bertambah tua. Menurut Menteri Agama Nasaruddin Umar, masjid terbesar di Asia Tenggara ini justru sedang bersiap untuk tampil lebih memukau. Berbagai rencana pembenahan digodok, mulai dari penataan kawasan hingga sentuhan teknologi pada kubahnya.
"Usia 48 tahun itu usia yang ideal. Kalau manusia, sedang hebat-hebatnya berprestasi," ujar Nasaruddin Umar dalam peringatan ulang tahun Istiqlal, Senin.
Ia berharap Istiqlal bisa mencerminkan semangat itu.
Rencananya, kubah besar masjid akan mengalami pembaruan. Saat ini proses tender sedang berjalan. Nantinya, kubah itu bakal menampilkan ornamen visual yang dinamis, terutama saat malam tiba. Bukan cuma untuk Ramadhan, tapi seterusnya. "Istiqlal akan menyala sebagai simbol kebanggaan," tutur Menag.
Tak cuma kubah. Kawasan sekitar masjid juga bakal disulap. Sungai yang mengelilinginya akan dipercantik dan rencananya diisi ikan hias. Anggarannya katanya sudah disetujui. Bahkan, pagar di sisi barat akan digeser hingga ke seberang sungai. Dengan begitu, Istiqlal akan terkesan seperti berada di sebuah pulau kecil yang dikelilingi aliran air.
Demi kenyamanan jamaah, dua jembatan baru akan dibangun di sisi selatan dan utara. Ini untuk memudahkan akses, termasuk bagi warga yang rutin berolahraga pagi agar bisa mengelilingi area tanpa harus ke jalan raya.
Fasilitas pendukung juga diperhatikan. Aula serbaguna yang dilengkapi area parkir bawah tanah dan dua lift menuju ruang utama sedang dalam rancangan. Tempat ini nantinya bisa dipakai untuk berbagai acara masyarakat, seperti akad nikah.
Artikel Terkait
Idul Fitri 2026 Diprediksi Jatuh pada 21 Maret, Libur Panjang hingga Satu Pekan
Lippo Cikarang (LPCK) Capai Target Penjualan Rp1,65 Triliun, Pendapatan Melonjak 133%
MK Hapus Frasa Tidak Langsung dalam Pasal 21 UU Tipikor untuk Cegah Pasal Karet
Dubes Iran di Jakarta Tolak Signifikansi Reza Pahlavi Usai Wafatnya Khamenei