Semua ini berawal dari serangan dini hari Sabtu waktu Iran. AS dan Israel melancarkan serangan gabungan, yang mereka klaim bertujuan menghilangkan ancaman dari rezim Iran. Reaksi Teheran pun datang cepat. Mereka menyebutnya pelanggaran kedaulatan dan langsung berjanji membalas.
Dan balasan itu tidak lama datang. Iran melancarkan serangan balasan yang menyasar sejumlah pangkalan militer AS di kawasan. Akibatnya, rentetan ledakan mengguncang beberapa negara Teluk. Laporan datang dari Bahrain, Uni Emirat Arab sendiri, Qatar, hingga Kuwait. Suara dentuman itu terdengar jelas setelah aksi AS-Israel ke Iran.
Di sisi lain, kabar buruk berdatangan dari Iran. Menteri Pertahanan mereka, Amir Nasirzadeh, dilaporkan tewas. Begitu pula dengan seorang komandan Garda Revolusi, Mohammed Pakpour. Namun begitu, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran yang mengonfirmasi kabar duka ini. Pihak Israel juga masih tutup mulut.
Situasi sekarang benar-benar genting. Bandara di Dubai yang biasanya ramai, kini senyap. Para penumpang terpaksa menunggu dengan perasaan was-was, sambil memantau perkembangan yang serba tidak pasti ini.
Artikel Terkait
Israel dan AS Lancarkan Serangan Rudal, Iran Diguncang Ledakan di Beberapa Kota
Netanyahu Klaim Khamenei Tewas dalam Serangan, Iran Bantah
BGN Tutup 47 Dapur Makanan Gratis Ramadan karena Tak Penuhi Standar Mutu
Iran Balas Serangan Israel dengan Luncurkan Rudal, Sirene Peringatan Berbunyi